PERMAS Buka Suara Terkait Pasien Emergency Diduga Tak Dapat Prioritas di Pelabuhan Selayar

MAKASSAR – Ketua Persatuan Masyarakat Selayar (PERMAS) Syamsu Rizal MI atau akrab disapa Deng Ical angkat suara terkait adanya pasien emergency dalam ambulans tidak mendapat layanan prioritas di pelabuhan penyeberangan Pamatata-Bira, Jumat (13/4/2024).

Seharusnya ambulance yang membawa pasien gawat darurat menjadi prioritas untuk segera diberangkatkan melalui Kapal Ferry ASDP dari Pamatata-Bira yang merupakan salah satu pintu keluar masuk Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Menyesalkan kejadian yang tidak perlu, bahkan kurang manusiawi,” tegas Deng Ical melakui keterangan tertulisnya, Jumat (13/4).

Putra asal Selayar ini menyatakan seharusnya pihak terkait sesuai SOP masing-masing harus melakukan perlakuan khusus terhadap pasien emergency dalam mobil ambulance.

“Apalagi yang bersangkutan telah mendapatkan pengantar rumah sakit,” ucap Deng Ical berang.

Anggota DPR RI terpilih Dapil Sulsel 1 ini menambahkan kejadian ini menjadi pelajaran agar tidak terulang lagi. Karena akan memberikan presenden buruk terhadap pelayan di pelabuhan Selayar dalam hal ini ASDP Cabang Selayar selalu penanggungjawab.

“Ke depan kejadian ini nda boleh terjadi lagi. SOP ditinjau kembali untuk memberi prioritas kepada kendaraan seperti ambalnce dan mobil jenazah,” jelasnya.

“Sama dengan perlakuan terhadap pengangkutan sarana prasarana umum seperti, BBM dan kendaraan lainnya,” lanjut Deng Ical.

Diketahui viral di media sosial terkait SOP pelayanan ASDP Selayar sebagai penanggungjawab jasa penyeberangan kapal ferry.

Menurut informasi dihimpun dari keluarga pasien, bahwa ambulance tersebut sudah ada di pelabuhan Pamatata sejak subuh dinihari untuk melakukan penyeberangan yang terjadwal menggunakan KMP Kormomolin pada pukul 07.00 Wita.

Pasien yang diketahui bernama Ibu Asni (77 tahun) dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar untuk mendapat penanganan lebih lanjut atas penyakit yang dideritanya yang sebelumnya pihak RS Hayyung Selayar sudah melakukan koordinasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelayanan penyeberangan ASDP Selayar pada hari ini dijadwalkan sebanyak 5 kali dengan 3 diantaranya via pelabuhan Bira-Pamatata dan 2 lainnya via Pelabuhan Pamatata-Bira.

“Ibu saya sangat perlu untuk segera mendapat penanganan medis karena ibu saya dirujuk dari ruang ICU di RS Hayyung untuk segera dibawa ke RS Wahidin di Makassar,” kata Benny Wijaya selalu anak pasien.

Trip jadwal penyeberangan pelabuhan Pamatata – Bira pada trip pertama pada pukul 07.00 pagi menggunakan KMP Kormomolin dan trip kedua dijadwalkan pada pukul 13:00 menggunakan KMP Balibo.

Sementara itu Manager dari ASDP Cabang Selayar, La Kahada mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui jika ada hal seperti itu terjadi di Pelabuhan Pamatata dan belum mau berkomentar banyak.

“Mohon maaf saya tidak bisa memberikan keterangan karena saya belum tahu kronologisnya,” ucapnya Jumat (12/4/24).

Menurutnya, dalam regulasi yang dijalankan ASDP Cabang Selayar memberikan layanan prioritas terutama ambulance.

“Untuk ASDP kalau ada orang sakit atau orang meninggal itu diprioritaskan untuk menyeberang. Hanya ini saya belum tahu kejadiannya bagaimana apa kelalaian petugas darat tidak memberikan informasi ke kapal atau gimana,” terangnya.

Pos terkait

banner 300600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *